Rabu, 02 Maret 2011

Jelang Fajar



Malaikat memelukku menyambut remang fajar. Setengah kaku tubuhku membangunkan tiap organnya bergerak menggayut tetesan air untuk berserah sejenak merasakan kedamaian yang dalam, merasakan tiap udara yang keluar dan masuk mengitari paru-paruku, lalu sejenak membisikkan hamdalah di telingaku.
Kerlipan bintang mimosa mewarnai fajar kini di ufuk timur. Tak sabar ku tunggu esok kuntum kamboja bermekaran menyambut pagi. Aroma tanah yang ditetesi embun membuat rinduku menggelayut setia. Seperti hadar dan alpha centauri yang selalu setia memberi kesan indah kala fajar hadir dalam diam.
Suara mendayu-dayu dari surau fajar kini, kurasa lebih indah dari suara apapun di kolong langit ini. Dalam heningnya shubuh, dalam sejuknya pagi.  Ku balut tubuhku dalam jubah penyerahan, Ku ukir perlahan beberapa kata menjadi serangkaian kalimat, Karena ujung pengharapan adalah pengijabahan.....aaaammiiiiennnnn.

Mimosa : bintang yang paling terang dari rasi crux (rasi gubung penceng)
Hadar dan alpha centauri : bintang anggota rasi centaurus, namun selalu terlihat terang bersama rasi crux.  

0 komentar:

Posting Komentar