Kamis, 01 Maret 2012

PARA PEMIMPI

PARA PEMIMPI
BY
AIDA MA


WAHAI ENGKAU YANG MENGAKU BERMIMPI...
TIDAKKAH KAU LIHAT BAGAIMANA SEMBURAT FAJAR DI KALA PAGI?
MENYAMPAIKAN RINDU DALAM BENTANG WAKTU YANG DINANTI.
HANYA UNTUK SATU TUJUAN... MENGISI HARI INI.
MENGUAPKAN SEMANGAT PADA SEMUA PENGHUNI BUMI.

WAHAI ENGKAU YANG MEMILIKI MIMPI
APAKAH KEBENARAN SEJATI DARI SEBUAH MIMPI?
KETIKA TERBANGUN DARI TEMPAT TIDURMU
LALU KAU BERTERIAK NYARING “AKULAH SANG PEMIMPI”
OOOO...HHHHHH
KAU MENIPU DIRIMU, KAU MENIPU ASAMU
BAHKAN KAU TAK BERANI TUMBUH DALAM GELUNG PUCUK REBUNG
YANG MALU-MALU.

EINSTEIN MENGUKIR DUNIA DENGAN KATA
IMAGINASI LEBIH BAIK DARI PENGETAHUAN
BERMIMPI JUGA HARUS DIIRINGI PERTUMBUHAN
PERTUMBUHAN LAMBATKAH YANG KAU TAKUTKAN?
SEHINGGA KAU MEMILIH DIAM DALAM LAMPAU....
HANYA MERACAU SESUATU YANG TAK MEMUKAU?


WAHAI ENGKAU YANG BERANI BERMIMPI
RENTANGKAN SAYAPMU, KEPAKKAN DERUNYA
KHUSYUKMU DALAM IBADAHMU
TEGARMU DALAM CITA-CITA MEMBARA
DUNIA TAK AKAN TAKLUK JIKA KAU PANDANG SAJA
DUNIA TAK AKAN BERLUTUT PADA PENGECUT ASA
TUMBUHLAH, BERHARAPLAH, BERPACULAH
KARENA SEJATINYA SEORANG PEMIMPI
MENGGALI HARAP DI MATA ILAHI.

WAHAI ENGKAU YANG KATANYA SEORANG PEMIMPI
BANGUNLAH DARI TIDURMU YANG LENA
BANGSA INI MENUNGGU KARYA-KARYA NYATA
BUKAN DENGUNG GEDUNG BUNDAR DALAM SEDERETAN PINTA
BUKAN TERALIS-TERALIS YANG BERBICARA AN-NORMA.

WAHAI ENGKAU YANG BERANI BERMIMPI
BERDIRILAH DI SINI, TEGAK DI UJUNG MIMPI
KITA WUJUDKAN MIMPI YANG BELUM BASI
TERIAKKAN PADA LANGIT, TERIAKKAN PADA BUMI
AKU AKAN MENJADI BERARTI BAGI NEGERI INI.



Jakarta, 15 february 2012
Pukul 16.07 WIB
AIDA MA

NB. Puisi karyaku  ini dibacakan oleh Irna Maftuhatul Hidayah, salah satu santriku yang mendapat Juara I dalam lomba  membaca Puisi di Yayasan Al-Qaaf, Pondok Betung.

0 komentar:

Posting Komentar