Selasa, 07 Agustus 2012

Girl's Power di King 2 Heart (Resensi Film)





Judul               : King 2 Heart

Genre              : Romance

Durasi             : 20 Episodes

Aktor              : Lee Seung Gi, Ha Ji Won, Lee Yoon ji, Jo Jong Suk, Yoon Ji Moon

Produksi          : MBC , Februari 2012

Sutradara         : Lee Jae Kyu

Screen Writer  : Hong Jin Ah, Hong Ja Ram




         Mungkin ini adalah film drama yang paling ditunggu oleh pencinta drama hanguk . Tepatnya saat poster yang menampilkan Lee Seung Gi dan Ha Ji Won dalam balutan busana royal dan elegant dipamerkan oleh MBC Production sejak Februari lalu. Semua penggemar kedua actor pemain ini meletakkan harapan yang besar dalam drama yang tayang mulai tanggal 21 Maret hingga 24 Mei 2012 ini.

            Drama ini sebenarnya mengangkat kisah yang tak biasa. Terutama issue politik yang cukup sensitive antara dua negara yang sudah saling bermusuhan lebih dari 30 tahun lalu, Korea Selatan dan Korea Utara. Menjadi menarik ketika setting cerita ini menggambarkan Korea Selatan bergaya Republik Monarki yang dipimpin oleh seorang raja dan perdana menteri.

            Drama ini tepatnya mengusung tema tentang perdamaian antara dua negara ini, mungkin sadar akan kemelut perang yang sewaktu-waktu bisa terjadi antara duo Korea ini. Lewat sebuah kompetisi WOC (World Officer Competition) Lee Jae Ha (Lee Seung Gi) adalah seorang pangeran dari Korea Selatan yang sangat materialistis ini jatuh hati pada Kim Hang Ah (Ha Ji Won) seorang agen khusus dari Korea Utara yang bekerjasama dengannya dalam satu tim untuk WOC. Duo Korea ini sengaja disatukan menjadi satu tim sebagai bentuk kerjasama kedua negara tersebut untuk menjaga perdamaian di Korea. Kerjasama yang diusung oleh Raja Korea Selatan Lee Jae Kang (Lee Sung Min) kakak dari Lee Jae Ha dan Kim Nam II (Lee Dong Kyung) ayah dari Kim Hang Ah sendiri dari Partai Serikat Buruh Korea Utara mendapat banyak hambatan dari luar terutama dari seorang pimpinan club M, sebuah company International yang bernama Jhon Mayer atau Kim Bong Goo (Yoon Jae Moon) yang memiliki kebencian terhadap isu perdamaian di Korea dan memiliki kebencian khususnya kepada Lee Jae Ha.

Gambar dari sini 
                                                               

            Meskipun drama ini bertemakan tentang issue politik dan perang, namun sisi romantisme yang dibangun sejak awal antara Lee Jae Ha dan Kim Hang Ah langsung menarik perhatian siapapun, inilah salah satu ciri khas drama Korea yang tak bisa ditinggalkan. Saya bisa katakan film drama Korea yang disutradarai oleh  Lee Jae Kyu ini sangat cerdas, ditambah dialog yang sangat menarik dari penulis skenario Hang Jin Ah dan Hong Ja Ram membuat drama romantis ini menjadi drama yang cerdas.

            Jadi, pantas saja sejak film ini dirilis dan ditayangkan banyak yang berharap bahwa drama satu ini bisa mendapat rating tertinggi di mata penonton. Apalagi dilihat dari dua aktor yang memerankan tokoh dari drama ini. Lee Seung Gi yang sukses besar dalam “Brilliant Legacy” dan “My Girl’s friend is Guminho” hampir selalu mendapatkan rating terbaik dalam setiap film yang ia perankan. Ditambah pula dengan Ha Ji Won yang mendapat perhatian besar dalam “Secret Garden” yang ia perankan bersama Hyu Bin tak diragukan lagi aktingnya semakin menyempurnakan harapan penonton King 2 Hearts.

            Ada tiga hal yang sangat menarik dalam drama ini selain issue sensitive dan actor yang memerankan cerita ini.

Pertama, penempatan kamera. Beberapa adegan action dalam drama ini membutuhkan posisi kamera yang tepat, kondisi Fade in dan Fade Out begitu halus di sini terutama saat Tim Pasukan America melakukan mata-mata terhadap camp Korea dalam kompetisi WOC, kondisi kamera serupa juga bisa dilihat saat Kim Hang Ah sedang melakukan penembakan dari jarak jauh, kualitas gambar yang bersih, stabil sangat menarik perhatian saat posisi camera close up tepat mengambil gambar penuh sang aktor.

             Kedua, wanita adalah makhluk luar biasa. Saya pikir film ini sangat jelas mengusung tentang peran seorang wanita di balik kesuksesan seorang laki-laki. Setidaknya ada 3 orang wanita hebat dalam drama ini yang banyak melakukan pertemuan dan kesepakatan-kesepakatan penting untuk membantu Raja. Kim Hang Ah sendiri digambarkan bukan wanita biasa, dia seorang agen khusus Korea Utara yang dilatih sebagai pembunuh orang-orang penting, ia bahkan tak pernah menangis kecuali dalam urusan cintanya dengan Lee Jae Ha.  Lalu ada Ratu Dowanger, ibu dari Lee Jae Ha meskipun sudah mulai tua namun sangat disegani karena kebijaksanaannya. Dan yang terakhir adik dari Lee Jae Ha, putri Lee Jae Shin (Lee Yoon Ji) putri yang sempat shock karena kedua kakinya menjadi lumpuh ini juga tampil sebagai wanita yang memukau dan menginspirasi.

Lee Jae Shin
Kim Hang Ah
Ratu Dowanger
                                         








            



                




              Ketiga, seperti yang saya katakan sebelumnya, bahwa film ini cerdas. Sutradara Lee Jae Kyu dan screen writers Hang Jin Ah, Hong Ja Ram yang pernah bekerjasama dalam “Bethoven’s Virus” sepertinya memang memiliki kualitas yang tinggi, mereka biasa dikenal dengan team T2KT. Film yang mereka produksi selalu dengan nuansa yang berbeda. Terlihat dari kualitas dialog yang disajikan, banyak istilah-istilah politik, sejarah, militer bisa menjadi tambahan pengetahuan bagi penonton. Apalagi melihat beberapa tindakan kriminal yang dilakukan oleh Jhon Mayer yang seorang maniac itu sangat menarik sekali, pembunuhan menggunakan gas Carbon Monoksida dan penggunaan music latar yang digunakan Hitler saat meracuni Yahudi turut mengisi sisi menarik dari drama ini.

            Pada akhirnya drama ini memang layak mendapatkan rating tertinggi, mungkin akan sebanding dengan banyaknya biaya yang dikeluarkan untuk film ini, dan jangan heran jika sebagian besar aktor yang bermain di sini adalah berwajah Eropa di antara wajah oriental aktor-aktor Korea.

            Bagi pencinta drama Korea, silahkan tonton drama satu ini untuk mendapatkan taste drama Korea yang berbeda.

*****
Jakarta, 8 Agustus 2012
Pukul 2.11 dini hari.
Aida MA

            

0 komentar:

Posting Komentar