Selasa, 14 Agustus 2012

Membangun Karakter Tokoh


Menulis sebuah novel tak akan terlepas dari tokoh yang dibawakan dalam sebuah novel. Novel yang fenomel kerap kali menampilkan sosok tokoh utama yang berbeda dan kuat dalam karakternya. Tokoh cerita sebenarnya mempunyai posisi yang strategis sebagai pembawa dan penyampai pesan, atau sesuatu yang sengaja ingin disampaikan penulis kepada pembaca. Katakanlah bagaimana tokoh Harry Potter yang diciptakan begitu nyata oleh JK. Rowling atau tokoh Humbert yang diperkenalkan oleh Vladimir Nabokov dalam Lolita, sebagai contoh bahwa karakter tokoh cerita berperan sangat penting dalam menentukan jalan cerita.

            Membangun sebuah karakter tokoh cerita tak terlepas dari bagaimana memilih tokoh dan bagaimana membuat karakter tokoh tersebut menjadi khas, serasa hidup dan benar-benar nyata. Ada beberapa trik untuk menciptakan tokoh cerita yang unik.

1. Mulailah dari proses pengamatan terhadap sekeliling kita, dari beberapa orang sahabat.  Yang perlu diamati adalah bagaimana bentuk fisiknya seperti rambut, warna kulit, tinggi badan lalu bisa diperluas dari gaya bicara, kebiasaan sampai cita-cita yang mereka miliki.

1. Setelah mengumpulkan banyak ciri-ciri fisik, mulailah memilah-milah, apakah kita hanya mengambil bentuk rambutnya saja dari si A, atau mengambil gaya bicaranya saja dari si B dan seterusnya. Maka hasil akhir dari proses ini akan melahirkan tokoh cerita dengan karakter yang berbeda dan unik.


            Ternyata dalam menentukan karakter tokoh cerita yang menarik bukan hanya kesan unik saja yang  perlukan, tapi bagaimana caranya supaya tokoh yang unik ini hadir dan benar-benar terasa hidup dalam sebuah cerita. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh seorang penulis untuk membangun karakter yang kesepertihidupan dan kewajaran.

1. 1.      Mulailah dengan membuat catatan hidup si tokoh, bagaimana kondisi lingkungan sekitarnya, apa yang melatar belakangi watak khas si tokoh, atau bisa diselipkan perjalanan hidup si tokoh hingga memiliki karakter tertentu. Meskipun tokoh adalah hasil rekaan penulis, namun tokoh tetap harus memiliki kemiripan dengan manusia sewajarnya (lifelike).

1. 2.      Buatlah karakter tersebut semakin terlihat nyata lewat ambisi, cita-cita si tokoh yang ingin dicapai dalam sebuah cerita. Sebuah ambisi yang kuat memiliki dorongan yang kuat untuk mewujudkannya, di sinilah akan terlihat betapa menarik dan nyatanya karakter yang telah dipilih oleh penulis.

Demikian trik singkat bagaimana membangun karakter tokoh dalam sebuah novel. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

 *****

3 komentar:

  1. Makasih Mbak, sudah berbagi...:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah,...mba Brina nambahin deh tips membangun karakternya, secara aku cuma hasil observasi aja heheheh...

      Hapus
  2. terima kasih. bermanfaat sekali buat penulis yang lagi belajar macam saya...

    BalasHapus