Selasa, 14 Agustus 2012

Memoles Sinopsis


Percaya tidak, bahwa dari selembar sinopsis seorang penulis novel atau skenario film bisa menjual cerita yang ia tawarkan kepada penerbit atau production house? Cukup hanya dengan satu sampai dua lembar sinopsis saja. Awalnya saya sempat ragu, namun kenyataannya banyak sekali cerita-cerita yang sudah tampil di layar kaca atau menjadi sebuah novel berawal dari sebuah sinopsis yang keren.

            Lalu pertanyaannya, bagaimana membuat sebuah sinopsis yang menarik agar  mendapat lirikan dari penerbit atau pembaca, sehingga gambaran cerita yang kita tampilkan di dalam sinopsis bisa mewakili isi cerita secara umum saja.

Setidaknya  ada tujuh pertanyaan yang harus terjawab dalam sebuah sinopsis, sehingga bisa dikatakan sinopsis itu sudah mewakili sebagian besar isi cerita.

1.  Siapa tokoh utama dalam cerita kita? perlu adanya penggambaran karakter di sini. Siapa nama tokoh utama cerita, bagaimana parasnya, cara ia bersikap dan berbicara, ada sejarah karakter yang terbangun ketika sinopsis berbicara tentang tokoh utama cerita.

2.  Apa yang dihadapi oleh tokoh utama? Atau apa masalah/keinginan dari si tokoh utama ini? Mungkin berawal dari masalah yang sangat sederhana, remaja yang mengalami krisis percaya diri karena jerawatan, atau mungkin seorang kakek yang sedang mengalami kesepian di sebuah desa. Sinopsis yang baik, bisa menjawab apa masalah yang dihadapi oleh si tokoh utama ini.

 3. Siapa yang menghalangi si tokoh utama dalam mencapai keinginannya. Di sini perlu diselipkan tokoh antagonis yang berhadapan secara langsung dengan si tokoh utama cerita. Tanpa ada tokoh ini, cerita kita akan terasa datar-datar saja.
  
4. Bagaimana si tokoh utama mencapai keinginannya? Atau bagaimana cara ia menyelesaikan masalahnya? Ini salah satu point yang menarik bila cara penyelesaian masalah yang dipaparkan dalam cerita itu menggunakan cara-cara yang berbeda dan unik, bisa dipastikan sinopsis cerita ini akan sangat menarik untuk dibaca.

5. Apa pesan yang ingin disampaikan dalam cerita ini? Punya pesankah? Harusnya sebuah cerita memiliki misi dan pesan tertentu, tentu saja tersampaikan lewat sinopsis dan alur cerita. Penyampaian pesan yang baik biasanya akan tersirat dari cerita itu sendiri, pembaca akan dibawa ke tujuan akhir dari pesan penulis, sehingga kondisi ini akan terhindar dari kesan cerita yang “text book”.

 6. Bagaimana proses perubahan si tokoh utama dalam menyelesaikan masalah yang ia hadapi? Jatuh dan bangunnya si tokoh utama akan menjadi bagian dramatisasi yang menarik untuk dibaca. Dalam sebuah sinopsis perubahan-perubahan seperti ini juga sebaiknya digambarkan secara umum.

7. Bagaimana cara tutur atau gaya menuliskan cerita? Point yang terakhir ini akan terlihat setelah semua point-point di atas terjawab dengan baik saat penulis sudah  memulai menulis cerita tersebut.

Inilah beberapa point untuk membantu memudahkan bagaimana menyusun sebuah sinopsis novel atau skenario film. Selamat mencoba dan tunjukkan karyamu .

*****

0 komentar:

Posting Komentar