Senin, 17 September 2012

Request Sequel (Review Looking for Mr.Kim)


Looking for Mr. Kim

Review by. Robiana Hasiru




Saya salah satu dari sekian pembaca remaja (novel remaja). Walaupun saya sudah berkeluarga tapi cerita "looking for Mr. Kim" sangat menarik untuk dibaca semua kalangan. Ceritanya ringan, menyentuh dan tata tulisan bahasanya mendidik, tidak seperti sinetron yang bertele-tele dan tidak bagus untuk diucapkan kaum remaja.

Setelah membaca dari halaman ke halaman, sampai bab terakhir. Malah sempat menitikkan air mata saking menghayati membacanya. Rasa penasaran, gemas dan cemas terjadi waktu saya membaca buku ini.

Pada saat seorang anak kebanggaan keluarga mengakui kesalahan terbesar dalam hidupnya, (mengandung anak tanpa status Pernikahan, yang dianggap tabu untuk kita orang timur) kepada kedua orang tuanya. Sampai akhirnya luluhnya hati seorang Ayah, setelah bertahun-tahun menahan amarah & ke-egoisan dengan kehadiran cucu yang tidak diharapkan tetapi mempersatukan kembali cinta kasih orang tua kepada anak gadisnya.

Seorang ibu yang harus membuka aib dirinya dihapan anak gadisnya untuk menceritakan asal-usul jati diri sang anak karena terdesak oleh waktu dan keingin tahuan anak terhadap sosok sang ayahnya. Dan menjadikannya berpetualang ke negeri Korea tempat ayahnya berasal. Dengan diwarnai kisah pertemuan dua orang teman baru, membuat cerita ini tambah seru karena adanya kisah asmara diantara mereka diawali dengan pertemanan.

Sayangnya cerita yang bagus ini, bagi saya pembaca awam....belum adanya kisah dari Mr. Kim itu sendiri...???? Sempat menggantung Mr. Kim dalam cerita hanya flashback dari kisah seorang ibu kepada anaknya. Tidak diceritakan mengenai Mr. Kim itu sendiri dan dapatkah dia bertemu dengan (Maria) teman semasa kuliah di Korea dan mengakui anaknya (Wika) anak yang memiliki status diluar nikah????

Saya sebagai pembaca bisa hilang rasa penasarannya kalau dibuat cerita "Mr.Kim 2", entah itu happy ending or sad....asalkan Mr. Kim dalam cover depan cerita ini jelas keberadaannya...
Terimakasi loh kalau penulis (Aida M.A) ªǚ membuat buku selanjutnya. Saya akan setia menunggu dan sabar....selamat menulis dan berkarya dengan indahnya Pena dan tinta....

Penggemar baru
Robiana Hasiru

2 komentar:

  1. Asiiikkk... jadi mau dibuat sequelnya nih mba Ai? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihi....mudah2an insya allah...eh...mba rhein kayaknya kita pernah sam2 di ngerumpi apa ya....kalo mba di nulisbuku...pas acara di mahakam aku datang loh...

      Hapus