Rabu, 31 Oktober 2012

3 in 1 Dalam Spiderman 4 (The Amazing Spiderman)




The Amazing Spiderman (Gambar dari sini)



Judul Film   : The Amazing Spiderman (Spiderman 4)
Produksi      : Columbia Pictures
Distribusi     : Sony Pictures
Sutradara    : Marc Webb
Aktor           :Andrew Garfield, Emma Stone, Rhys Ifans, Martin Sheen, Sally Field, Denis Leary
Durasi          : 90 menit
Genre           : Action, Drama
Rilis              : Juli 2012


            Semenjak info sekuel Spiderman ini dirilis pada Juli 2012 yang lalu, sepertinya semua orang mulai heboh membicarakan film action drama satu ini, bahkan daftar account google sempat mencatat pencarian spiderman 4 untuk Indonesa mencapai 141 juta pencarian. Tentu saja semua orang menjadi sangat penasaran, apalagi kemudian banyak sekali perbedaan yang ditampilkan pada tayangan video thrillernya dari tiga film Spiderman sebelumnya.
Mungkin Spiderman 4 ini lebih mirip dengan sekuel dari X-men yang berakhir pada X-Men 3, namun sekuel kelanjutan cerita selanjutnya dalam versi baru, yang pasti sangat berbeda dari tiga sekuel sebelumnya.
            Memang nyatanya  The Amazing Spiderman ini berbeda dengan tiga edisi sebelumnya. Film ini dibuka dengan scene kilas balik kehidupan Peter Parker saat kecil, memiliki ayah seorang ilmuwan dan kemudian ia dititipkan pada paman Ben karena penemuan ayahnya yang cukup membahayakan mengenai regenerasi makhluk hidup yang disebut-sebut  sebagai regenerasi Axolotl.
            Bagi penggemar berat Tobey Maguire dan Kirsten Dunst, mungkin akan sedikit kecewa karena dua actor tampan dan cantik ini tidak bisa dilihat lagi aktingnya dalam The Amazing Spiderman. Keduanya digantikan oleh Andrew Garfield (Peter Parker) dan Emma Stones (Gwen Stacy). Selain berbeda pemain, sutradaranya pun berbeda, jika dulu disutradarai oleh Sam Raimi, maka kini diolah oleh Marc Webb.
Andrew Garfield

Tobey Maguire
            Jika kita memperbandingkan dengan 3 sekuel sebelumnya, maka The Amazing spiderman lebih berasa fresh, dengan mengambil setting di kampus, Peter dan Gwen yang digambarkan masih remaja, berbeda dengan spiderman sebelumnya yang menceritakan Peter dan MJ dalam dunia kerja. Jika dulu karakter MJ digambarkan sebagai seorang sahabat, maka karakter Gwen terkesan lebih agresif mendekati Peter. Letak persamaannya mungkin pada sisi drama yang selalu tampil dalam setiap sekuel spiderman. Bahkan scene drama dalam The Amazing Spiderman mencapai lebih dari 60 persen, sementara sisanya scene action.
            Jika bicara tentang aktornya. Sosok Andrew Garfield pemeran Peter Parker yang menggantikan Tobey Maguire ini seorang actor Amerika, Inggris. Ia mulai dikenal dalam Film A boy (2007), namun wajahnya semakin wara wiri dalam film Never Let Me Go (2010) dan The Founding Facebook (2011). Sementara Emma Stones sempat mencuri perhatian penonton dalam film Crazy Stupid Love.

Kirsten Dunst (MJ)
Emma Stones (Gwen) gambar dari sini

            Menurut saya sendiri The Amazing Spiderman ini seperti Film dari tiga sekuel sebelumnya dijadikan satu. Beberapa konflik yang terjadi pada Spiderman 1, saat kematian paman Ben, topeng spiderman terbuka di Spiderman 2, kedua konflik tersebut bisa kita temukan dalam The Amazing Spiderman.
            Banyak komentar penonton yang kemudian membandingkan Spiderman versi Sam Raimi dengan Spiderman versi Marc Webb, terutama saat kostum terbaru ditampilkan dalam The Amazing Spiderman (TAS), terlihat perbedaan siluet spiderman Tobey dengan spiderman Andrew yang kelihatan lebih ramping dengan kacamata campuran warna biru dan perak dan dilengkapi dengan asesoris gelang web shooter. Dalam hal kostum, TAS memiliki plot cerita bagaimana spiderman menciptakan kostumnya, di sini digambarkan lebih rinci bagaimana Peter melakukan eksperimen di dalam kamarnya hingga menemukan kostum dan jaring laba-laba yang keluar dari gelang web shooternya. Menurut saya sendiri kostum spiderman Andrew kali ini terlihat lebih bling-bling dibandingkan  kostum pada spiderman Tobey yang terkesan sangat macho. Namun kedua-duanya terlihat sama-sama keren.
            The Amazing Spiderman  ini juga mendapat banyak komentar dalam olah cahaya saat film ditampilkan dalam versi 3D, banyak yang kurang merasakan efek brightness saat scene di malam hari ketika spiderman melompat dari gedung satu ke gedung lainnya, namun efek pop-up atau gambar ilusi yang terasa seperti keluar dari layarnya banyak mendapat pujian terutama saat aksi-aksi Spiderman yang bertarung dengan The Lizard, musuh Spiderman dalam TAS.
          Terlepas dari banyaknya perbedaan masing-masing dengan ragam kelebihan dan kekurangannya, The Amazing Spiderman ini sangat menghibur dan membuat dada sempat berdebar-debar dan ikut terayun-ayun saat Spiderman melemparkan jaring laba-labanya.

Gwen dan Peter

            Mungkin ada sedikit tambahan dari saya, ada baiknya film aksi seperti ini tetap harus berada dalam bimbingan orangtua, terutama untuk menjawab pertanyaan imaginasi anak-anak , selain itu adegan romantisme (baca; kissing) antara Peter dan Gwen juga menjadi sorotan dalam film ini, meski adegan (kissing) tersebut berdurasi hanya beberapa detik, namun cukup banyak menyedot perhatian para penonton. Selebihnya film garapan Marc Webb ini pantas mendapat posisi box office dalam 2 hari penayangannya di Amerika.
            So, untuk bisa memilih mana yang lebih kita disukai spiderman Tobey atau Spiderman Andrew? mungkin ada baiknya memilih film ini sebagai tontonan hiburan saat waktu senggang J. Yuukkkk…

1 November 2012
Pukul 11.08 wib
Aida MA

 Semua gambar dari sini           

0 komentar:

Posting Komentar