Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2013

RESENSI SUNSET IN WEH ISLAND di ATJEHPOST

Kamis, 28 Maret 2013 13:50 WIB [RESENSI]: Kejutan manis dari Sunset in Weh Island SYARIFAH AINI | Foto : Cover buku Sunset in Weh Island @gubukshop.com KALI ini Kak Aida kembali memberi kejutan manis di novel terbarunya Sunset in Weh Island (SiWI). Bukan saja alur yang melompat-lompat indah seperti  jete  yang dilakukan balerina di atas  toes shoes , juga penggambaran setting yang detail nan memukau.  Namun seperti halnya novel remaja dan tulisan Kak Aida yang lainnya, diksi yang dipilih Kak Aida tidak bertele-tele dan jauh dari kesan ‘sok puitis’. Gaya pop yang tetap dipertahankan dalam novel genre romantis kali ini, justru menambah kesan enerjik dan hidup. Novel terbitan Bentang Belia ini mengambil secuil setting di Frankurt International Airport. Dipermanis lagi dengan pengetahuan Kak Aida tentang negeri Hitler ini yang dibeber di bab Sunrise in Rubiah Island. Karakter pasangan yang dipilih pun cukup menarik. Awal pertemuan Axel, seorang pria Jerman dan Mala, gadis A

Profil Aida MA di TNOL (Portal Komunitas)

Profil Dihujani Curhat, Inspirasi Aida Menjadi Penulis bisa dibuka di http://www.tnol.co.id/profil/20639-dihujani-curhat-inspirasi-aida-menjadi-penulis-.html Susi Senin, 11 Maret 2013 Aida Maslamah dan beberapa karyanya/ Foto-foto: Susi TNOL Berawal dari banyaknya teman yang mencurahkan isi hatinya alias curhat, ternyata menjadi inspirasi  Aida Maslamah dalam menulis. Kini, ia pun menjadi seorang penulis dan terus berkarya. “Teman-teman saya suka curhat, sedikit-sedikit curhat, sampe saya ngomong pada diri sendiri “di jidat saya ada tulisan  Share To Me”  kali ya. Nah, hasil cuhat-curhat itu kan nggak mungkin ditahan sendiri, akhirnya saya tulis dan posting di info bunda.com, dan sebagian besar tulisan saya itu menjadi  headline, ” begitulah jelas Aida kepada  TNOL  saat ditemui di Islamic Book Fair, Minggu (10/3). Lalu, wanita yang disapa Aida ini pun terlintas dipikirannya untuk menjadikan tulisan dari curhat teman-temannya itu menjadi sebuah buku, sampai akhi

BEHIND THE SCENE "KETIKA CINTA HARUS PERGI"

            Banyak yang mengatakan ada hal yang menarik dari sisi penulisan hingga lahirnya sebuah buku. Ini pula yang mungkin saya rasakan di buku kolaborasi saya dengan seorang sahabat penulis yang bernama Elita Duatnofa, saya biasa memanggilnya Mba El, kalau ada yang ingat bagaimana kesuksesan Novel berantainya Love Asset, nah Mba El salah satu penulis di Novel Love Asset.             Bagi saya tidak ada hal yang kebetulan di dunia ini, kebetulan itu adalah kebenaran yang sebenar-benarnya. Termasuk kolaborasi ini menjadi hal kebetulan yang benar, karena saya sendiri tidak berpikir bahwa Mba El akan mengajak saya untuk kolaborasi.             Saya cerita sedikit ya, kolaborasi ini berawal dari tantangan duet di salah satu kelas menulis kami, Be a Writer, foundernya Mba Leyla Hana. Tantangan itu cukup menarik, karena ada deadline dan siapa yang duluan terbit akan mendapat hadiah dari para guru, saya sebut saja dua orang guru yang ada di Be a Writer saat ini, ada