Langsung ke konten utama

Generasi Philanthropist di @ILoveAceh







BukaPuasa Bersama @ILoveAceh dan Bedah Novel Sunset in Weh Island


Ini kali pertama saya sebagai orang Aceh berkumpul bersama komunitas Aceh di Jakarta.  Bukan komunitas ibu-ibu rempong atau ibu-ibu arisan. Tapi saya justru diundang di komunitas yang pendirinya adalah anak muda keren, yang disupport oleh admin nya yang juga masih muda-muda. Seperti judul buku maka kehadiran saya di situ mungkin bisa menjadi “Emak-emak di sarang pemuda” J

Setiap kali saya bertemu anak-anak muda yang kreatif saya selalu mulai menghitung umur saya. Ah, sudah 30 tahun ternyata, lalu saya sedikit flashback ke belakang, saat umur saya sebaya mereka saya ngapain aja ya? J jika umur manusia itu kebanyakan 60 tahun, ternyata saya sudah melewati setengahnya, dan sepertinya saya harus buru-buru melakukan sesuatu yang jauh lebih bermanfaat bagi banyak orang.

Perkenalkan anak-anak muda kreatif yang bertemu dengan saya 23 Juli lalu adalah admin dan sahabat-sahabat #ATwitLover @ILoveAceh. Sebenarnya saya mulai aktif berkomunikasi dengan beberapa admin @ILoveAceh sejak Januari lalu, ada @RomaMeuketop dan @AtinRY karena Novel Sunset in Weh Island pernah dijadikan salah satu hadiah dan direview di web @ILoveAceh dalam rangka ulang tahun @ILoveAceh yang ke.3 bulan February lalu, belakangan karena saya diundang mengisi acara Buka Puasa bersama dan bedah novel #SunsetinWehIsland, akhirnya saya bertemu juga dengan Aulia @hack87 (Founder @ILoveAceh), Irwanti @wanti_one, Yulyansyah @Yulyansyah dan masih banyak lagi sahabat-sahabat muda kreatif yang tergabung dalam @ILoveAceh.

Sharing Sesion


Buka Puasa bersama @ILoveAceh Regional Jakarta sekaligus Bedah Novel Sunset in Weh Island ini menariknya bukan hanya diikuti oleh orang-orang Aceh yang ada di Jakarta saja, namun juga ada yang berada dari luar Aceh namun concern pada kegiatan di Aceh. Dan takjub saya bertemu orang-orang Aceh yang luar biasa di acara ini.


Aulia sedang memberi pencerahan :)

Sengaja saya menulis judul postingan ini menjadi “Generasi Philanthropist di @ILoveAceh. Saya punya cukup alasan untuk mengatakan bahwa mereka memang punya jiwa sosial yang tinggi. Philanthropy, ketika keinginan berbagi dan membantu sesama tak terbendung lagi. ada rasa yang tidak nyaman ketika tidak membantu orang lain, ketika tidak memberikan sesuatu yang mereka miliki untuk diambil manfaatnya bagi orang lain.

Saya membaca beberapa kegiatan yang mereka lakukan selain mengenalkan Aceh pada khalayak ramai, memberikan info dengan hastag-hastag mereka yang beragam, #Infowarga #PositifkanAceh dll. @ILoveAceh juga punya rasa peduli yang cukup tinggi, inilah yang saya bold, mereka peduli pada penderita kanker, donasi bencana dan kelestarian Fauna di Aceh yang sekarang sedang marak dibicarakan. Saya kira ini pula salah satu penyebab mengapa follower @ILoveAceh meningkat signifikan dalam 3 tahun masa berdirinya @ILoveAceh.

Suasana diskusi 

Saya tak akan cerita bagaimana suasana bedah Novel Sunset in Weh Island dalam temu akrab saya dengan sahabat-sahabat @ILoveAceh #ATwitLover kemaren, karena saya percaya bahwa semua orang yang hadir kemaren adalah orang-orang yang mencintai tanah Aceh dan berkontribusi banyak hal yang positif untuk Aceh, itu juga alasan saya menulis novel Sunset in Weh Island, ingin menghadirkan cita rasa Aceh dalam taste yang berbeda selain taste yang tergabung dalam 4G (Ganja, GAM, Gempa dan Gaun; pakaian) yang sering kali menjadi gambaran awal ketika kata “Aceh” disebutkan J.

Thank u Gebrina Hijab :)

Ada kebahagiaan besar di hati saya saat bertemu dengan mereka, mencuri semangat berbagi yang mereka miliki dan semangat anak muda kreatif yang memiliki segudang rencana ke depan untuk memajukan Aceh yang sempat dipaparkan oleh Aulia saat pertemuan kemaren.

Terimakasih @ILoveAceh sudah memberi saya kesempatan untuk menceritakan bagaimana cintanya saya pada tanah Aceh lewat wisata dalam novel Sunset in Weh Island.  Tetap semangat, semakin kreatif dan memajukan tanah Aceh. Walaupun banyak di luar sana yang ingin mematahkan sedikit semangat kita, mengiris sedikit hati atas usaha-usaha ini, saya yakin masih jauh lebih banyak orang-orang yang selalu mendukung untuk kegiatan-kegiatan #PositifkanAceh yang sahabat-sahabat lakukan. Amin!


Jakarta, 28 Juli 2013
Pukul 6.36 WIB
Aida,MA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GA-KETIKA CINTA HARUS PERGI

Ketika Cinta Harus Pergi, Aida,MA dan Elita Duatnofa              Selamat datang kembali di Give Away buku saya, kali ini KETIKA CINTA HARUS PERGI akan sampai ke tangan sahabat-sahabat semua dan insya Allah siap untuk menginspirasi pembacanya.             KETIKA CINTA HARUS PERGI ini merupakan buku nonfiksi motivasi islami yang saya tulis bersama sahabat saya Elita Duatnofa, buku ini juga sudah cetak ulang kedua setelah dua bulan terbit. Sesuai dengan genre bukunya yaitu motivasi, maka give away kali ini mengajak sahabat semua mengeluarkan semua jurus dengan tema tulisan MERHARGAI DIRI SENDIRI .             Biar adil saya akan membagi TIGA buah buku KETIKA CINTA HARUS PERGI untuk tiga pemenang dengan 3 akun lini massa yang berbeda . 1.      Twitter , sahabat yang menggunakan twitter, silahkan follow akun twitter saya @aida_aie dan @elexmedia, lalu membuat tweet minimal lima kali dengan hastag #HargaiDiri, GA #KCHP . Jangan lupa mention saya @aida_aie da

GA-AIDA.MA

Saya sengaja tidak memberi judul give away kali ini. Ini hanya sedikit berhubungan dengan sebuah pencapaian ketika umur saya sudah melewati angka 30 tahun.             Mungkin setiap kali ulang tahun, kita terbiasa membuat sebuah keinginan, mungkin juga agak mirip dengan membuat sebuah resolusi di awal tahun. Ada yang memang tercapai sesuai target ada juga tanpa hasil sama sekali.             Saya sendiri bukan orang yang penuh perencanaan, tapi beberapa hasil dan pencapaian yang saya dapat hari ini karena berkah Allah dan usaha yakin serta doa yang terpanjatkan. Apa pencapaian saya sampai dengan saat ini bisa baca di sini.             Nah, give away kali ini hanya ingin berbagi pengalaman dengan sahabat semuanya. Pilihannya menjadi dua versi. 1.     Bagi yang sudah berusia 30 tahun, yuk bagi pencapaian yang sudah kamu dapatkan ketika umurmu sudah 30 tahun. 2.     Bagi yang belum berumur 30 tahun, sharing juga apa-apa saja yang ingin kamu capai sebelum u

Give away Buku #YaAllahBeriAkuKekuatan

Bismilllahirrahmanirrahim… Setelah dengan pede selangit mengirim postingan di wall FB saya mengenai polling Give Away buku   Ya Allah Beri Aku Kekuatan. Akhirnya saya memutuskan untuk bagi-bagi hadiah untuk pemenang Give Away kali ini. Yukk intip hadiahnya dulu   biar nulisnya tambah semangat (hehehe..) a.   Untuk Tiga pemenang utama akan mendapat masing-masing 1 paket buku saya #YaAllahBeriAkuKekuatan, #BerbagiHati dan #Kereta Terakhir. Tiga buku di sini, selain Novel Looking for Mr.Kim :D b.     Untuk Dua orang pemenang favorit, akan mendapatkan    secara GRATIS hadiah pulsa masing-masing @25 ribu rupiah. Menarikkk? Ya dong…Okee... Sekarang saya mengajak teman-teman kembali ke aturan mainnya. Berhubung banyak request yang minta bikin tema yang engga susah-susah, akhirnya saya memilih tema ini “Wanita dan Ujian ”. Tema ini masih berkaitan dengan buku motivasi Islami Ya Allah Beri Aku Kekuatan, yang sebagian besar kisahnya