Sabtu, 27 Juli 2013

Generasi Philanthropist di @ILoveAceh







BukaPuasa Bersama @ILoveAceh dan Bedah Novel Sunset in Weh Island


Ini kali pertama saya sebagai orang Aceh berkumpul bersama komunitas Aceh di Jakarta.  Bukan komunitas ibu-ibu rempong atau ibu-ibu arisan. Tapi saya justru diundang di komunitas yang pendirinya adalah anak muda keren, yang disupport oleh admin nya yang juga masih muda-muda. Seperti judul buku maka kehadiran saya di situ mungkin bisa menjadi “Emak-emak di sarang pemuda” J

Setiap kali saya bertemu anak-anak muda yang kreatif saya selalu mulai menghitung umur saya. Ah, sudah 30 tahun ternyata, lalu saya sedikit flashback ke belakang, saat umur saya sebaya mereka saya ngapain aja ya? J jika umur manusia itu kebanyakan 60 tahun, ternyata saya sudah melewati setengahnya, dan sepertinya saya harus buru-buru melakukan sesuatu yang jauh lebih bermanfaat bagi banyak orang.

Perkenalkan anak-anak muda kreatif yang bertemu dengan saya 23 Juli lalu adalah admin dan sahabat-sahabat #ATwitLover @ILoveAceh. Sebenarnya saya mulai aktif berkomunikasi dengan beberapa admin @ILoveAceh sejak Januari lalu, ada @RomaMeuketop dan @AtinRY karena Novel Sunset in Weh Island pernah dijadikan salah satu hadiah dan direview di web @ILoveAceh dalam rangka ulang tahun @ILoveAceh yang ke.3 bulan February lalu, belakangan karena saya diundang mengisi acara Buka Puasa bersama dan bedah novel #SunsetinWehIsland, akhirnya saya bertemu juga dengan Aulia @hack87 (Founder @ILoveAceh), Irwanti @wanti_one, Yulyansyah @Yulyansyah dan masih banyak lagi sahabat-sahabat muda kreatif yang tergabung dalam @ILoveAceh.

Sharing Sesion


Buka Puasa bersama @ILoveAceh Regional Jakarta sekaligus Bedah Novel Sunset in Weh Island ini menariknya bukan hanya diikuti oleh orang-orang Aceh yang ada di Jakarta saja, namun juga ada yang berada dari luar Aceh namun concern pada kegiatan di Aceh. Dan takjub saya bertemu orang-orang Aceh yang luar biasa di acara ini.


Aulia sedang memberi pencerahan :)

Sengaja saya menulis judul postingan ini menjadi “Generasi Philanthropist di @ILoveAceh. Saya punya cukup alasan untuk mengatakan bahwa mereka memang punya jiwa sosial yang tinggi. Philanthropy, ketika keinginan berbagi dan membantu sesama tak terbendung lagi. ada rasa yang tidak nyaman ketika tidak membantu orang lain, ketika tidak memberikan sesuatu yang mereka miliki untuk diambil manfaatnya bagi orang lain.

Saya membaca beberapa kegiatan yang mereka lakukan selain mengenalkan Aceh pada khalayak ramai, memberikan info dengan hastag-hastag mereka yang beragam, #Infowarga #PositifkanAceh dll. @ILoveAceh juga punya rasa peduli yang cukup tinggi, inilah yang saya bold, mereka peduli pada penderita kanker, donasi bencana dan kelestarian Fauna di Aceh yang sekarang sedang marak dibicarakan. Saya kira ini pula salah satu penyebab mengapa follower @ILoveAceh meningkat signifikan dalam 3 tahun masa berdirinya @ILoveAceh.

Suasana diskusi 

Saya tak akan cerita bagaimana suasana bedah Novel Sunset in Weh Island dalam temu akrab saya dengan sahabat-sahabat @ILoveAceh #ATwitLover kemaren, karena saya percaya bahwa semua orang yang hadir kemaren adalah orang-orang yang mencintai tanah Aceh dan berkontribusi banyak hal yang positif untuk Aceh, itu juga alasan saya menulis novel Sunset in Weh Island, ingin menghadirkan cita rasa Aceh dalam taste yang berbeda selain taste yang tergabung dalam 4G (Ganja, GAM, Gempa dan Gaun; pakaian) yang sering kali menjadi gambaran awal ketika kata “Aceh” disebutkan J.

Thank u Gebrina Hijab :)

Ada kebahagiaan besar di hati saya saat bertemu dengan mereka, mencuri semangat berbagi yang mereka miliki dan semangat anak muda kreatif yang memiliki segudang rencana ke depan untuk memajukan Aceh yang sempat dipaparkan oleh Aulia saat pertemuan kemaren.

Terimakasih @ILoveAceh sudah memberi saya kesempatan untuk menceritakan bagaimana cintanya saya pada tanah Aceh lewat wisata dalam novel Sunset in Weh Island.  Tetap semangat, semakin kreatif dan memajukan tanah Aceh. Walaupun banyak di luar sana yang ingin mematahkan sedikit semangat kita, mengiris sedikit hati atas usaha-usaha ini, saya yakin masih jauh lebih banyak orang-orang yang selalu mendukung untuk kegiatan-kegiatan #PositifkanAceh yang sahabat-sahabat lakukan. Amin!


Jakarta, 28 Juli 2013
Pukul 6.36 WIB
Aida,MA

0 komentar:

Posting Komentar