Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2015

Do'a Pada Tahun Kedelapan

Satu Januari, pada delapan tahun doaku Nazira. Bukan pesta di akhir tahun yang detil kuingat. Namun pertemuan kita yang sengit sangat kuharap. Nyawaku tlah dipertaruhkan untuk sebuah tatap Mahalnya sebuah senyuman dan tangisan.
Pada delapan tahun do’aku Nazira. Waktu masih bergetar. Iring-iringan do’a tak kunjung lepas dari lisanku Sementara matahari pertama telah berganti. Namun aku masih di ujung gelisah penuh harap.
Delapan tahun, pada munajatku yang pilu Kurangku kian bertambah… Sempurnaku semakin jauh… Tak perlu kukabari nak…Munajatku kian pekat. Jurang waktu ini semakin angkuh.
Nazira… Kembali berulang pada tahun-tahun yang ditinggalkan. Di penghujung tahun ini kalender telah berguguran.  Waktu jelas menempatkan pada arsiran detik. Seusia yang berkurang, tapi pelukku selalu melaju dan erat di setiap doa yang menyetubuhi harapanmu.

Delapan tahun sayangku… Pada setiap kenikmatan di usiamu adalah bahagiaku. Pada setiap doaku adalah Surgamu.  Tahun kembali mewangi di nada-nada perjalanan. 
Masih…Pada delap…

KEMENTRIAN PARIWISATA KERJASAMA DENGAN GOOGLE, INDONESIA NO. 1 DIGITAL MARKETING

Jakarta, Selasa 28 Desember. KOPI-Koalisi Online Pesona Indonesia beruntung kali ini diundang langsung ke acara Meet up bersama pendiri Google Sergey Brin di gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata. Kali ini Sergey datang seorang diri tanpa Larry.
Sergey mengunjungi Indonesia, khususnya Raja Ampat selama 4 hari dan perjalanan ini menggunakan biaya pribadinya. Ia mengaku sangat terkesima dengan pesona under water di Raja Ampat. Itu terlihat saat ia menjawab pertanyaan dari salah satu tim Koalisi KOPI- Puteri Zahra, Miss Tourism 2014 perwakilan dari Jawa Barat, Zahra sempat bertanya pada Sergey, satu kata saja yang menggambarkan Raja Ampat-Indonesia di mata seorang Sergey.
"One words for Raja Ampat, Stunning, i like it and so amazing, beautiful Raja Ampat, many treasure Indonesia have, i like under water at there for diving and other," ucap Sergey saat itu dengan senyum yang melebar.

Senada dengan itu, Menteri Arief Yahya menyatakan mengenai progress dari kerjasama Pariwisata …

MENPAR, 101 JURUS PESONA INDONESIA UNTUK WISATA INDONESIA

Akhir tahun yang hectic dengan kegembiraan dan gegap gempita menjelang liburan dan menyambut tahun baru. Ibukota sudah terlalu padat dengan keseharian dan kebisingan selama senin hingga jumat.  sehingga liburan menjadi alternatif lain untuk melepas sejenak kejenuhan yang ada.

Namun liburan kali ini ternyata benar-benar bombastis, semua orang sepertinya berlomba-lomba menikmati indahnya pesona indonesia yang sangat wonderfull. Bayangkan saja jalur Jakarta-Bandung, Jakarta-Bogor, padat merayap, kecepatan nyaris 0 km perjam. Macet itu sudah bisa diduga, long week end bergandengan dengan liburan akhir tahun, ditambah Maulud Nabi dan Natal. Sudah begitu, promosi Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia Kemenpar juga habis-habisan, baik melalui TV, digital, maupun selling dengan below the lines. 

"Weleh sudah stag 4 jam dari Ciawi menuju Gadog," aku Juni Armanto, di status Facebooknya.
Status Aro, panggilan Juni Armanto itu langsung disambar friend di medsosnya, Wiro Ribismo. &qu…

Talak 3 di Bulan Cinta, SEGERA!

Film Talak 3 Sutradara: Hanung Bramantyo, Ismail Basbeth Story: Salman Aristo Screenplay: Bagus Bramanti Screenplay Development: Wahana Penulis

MD Tower, Rabu 23 Desember 2015, KOPI-Koalisi Online Pesona Indonesia kembali mendapatkan undangan istimewa, mini conference bersama MD Pictures untuk film TALAK 3, sebuah film Comedy Romance hasil besutan Hanung Bramantyo dan Ismail Basbeth yang direncanakan akan tayang di bulan cinta, 4 Februari 2016 nanti.Diskusi film ini dihadiri oleh aktor Vino G. Bastian, Produser MD Karan Mahtani dan Hanung Bramantyo selaku sutradara.
Talak 3 produksi MD Pictures ini bergenre romantic comedy, ketika disuguhi trailer Talak 3 sebagai pembuka mini conference, sahabat KOPI langsung penasaran dan memberikan applause yang meriah di akhir trailer. Trailer yang berdurasi kurang dari tiga menit ini benar-benar berhasil membuat penasaran, seperti apa sih kemudian masalah dalam perkawinan ini dihadirkan dalam sisi romantic dan komedi, namun tetap memberikan nilai-nilai…

DUNIA TANPA ISLAM, DUNIA TANPA KEDAMAIAN (Review Bulan Terbelah di Langit Amerika)

KOPI (Koalisi Online Pesona Indonesia) kembali memenuhi Gala Premier film. Kali ini #BulanTerbelahdiLangitAmerika. Film yang diproduksi oleh Maxima ini disebut-sebut sebagai film termahal sepanjang Maxima memproduksi sebuah film.

Apakah dunia lebih baik tanpa Islam?” sejak menonton thrillernya di youtube. Tagline ini berhasil membuat saya penasaran. Tepatnya seperti rasa penasarannya Hanum Rais (Acha Septriasa) saat diberi tugas meliput sebuah keluarga yang terindikasi sebagai pelaku bom WTC dan Pentagon. Lalu artikel tersebut diberi tema sesuai tagline tadi. penasaran ini pula yang kemudian membawa Rangga, suami Hanum untuk bertemu Philips Brown yang diperankan oleh Hans de Krekker, aktor simpatik Belanda, yang ternyata seorang Muallaf. 
            Bulan Terbelah di Langit Amerika ini seperti memaparkan bahwa Islam selama ini seringkali menjadi populasi yang terpinggirkan dan selalu dijadikan kambing hitam atas beberapa kejadian terror yang terjadi di dunia. Seperti kata Hanum send…