Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2016

Di Hari Idul Fitri, Ibuku Terbunuh..

Derita ibuku telah paripurna. Saat Idul Fitri berlalu lalang, ia menahan denyut yang semakin lama semakin keras, berpacu bersanding dengan detak jantung. Tak ada denyar tawa di sekitarnya, hanya tersirap ngilu dan pilu di ujung sajadah, pada sujudnya yang tunduh.
Ibuku telah merangkum banyak kisah dalam perjalanannya. Kisah tentangku yang sejak bercakap-cakap dalam kolam ketuban hingga kumaknai tangisnya yang sudah usai pada pagi yang terlalu dini.

Ia hidup seorang diri menanggung rindu yang tak sempat disampaikan lewat pelukan. Ia telah terbuang pada ranumnya kalimat bermaaf-maafan. Terhempas di sudut ruang berukuran 3x3 meter tanpa sapa, tanpa dering telepon pintar.        Dalam perjalananku yang berulang kali meninggalkannya, bukan maksudku untuk meninggalkannya. Namun, aturan yang tak bisa kubantah dari lelaki yang kupanggil “Bapak

”. Meski kutahu, kejahatan terbesar ketika memisahkan seorang anak dari Ibunya. Ia mengabariku,

“Baik-baik dan selalu berbahagia ya nak..”
Aku sudah menu…