Langsung ke konten utama

Di Hari Idul Fitri, Ibuku Terbunuh..

Gambar dari sini

Derita ibuku telah paripurna. Saat Idul Fitri berlalu lalang, ia menahan denyut yang semakin lama semakin keras, berpacu bersanding dengan detak jantung. Tak ada denyar tawa di sekitarnya, hanya tersirap ngilu dan pilu di ujung sajadah, pada sujudnya yang tunduh.

            Ibuku telah merangkum banyak kisah dalam perjalanannya. Kisah tentangku yang sejak bercakap-cakap dalam kolam ketuban hingga kumaknai tangisnya yang sudah usai pada pagi yang terlalu dini.  


Gambar dari sini
              Ia hidup seorang diri menanggung rindu yang tak sempat disampaikan lewat pelukan. Ia telah terbuang pada ranumnya kalimat bermaaf-maafan. Terhempas di sudut ruang berukuran 3x3 meter tanpa sapa, tanpa dering telepon pintar.
    
       Dalam perjalananku yang berulang kali meninggalkannya, bukan maksudku untuk meninggalkannya. Namun, aturan yang tak bisa kubantah dari lelaki yang kupanggil “Bapak


”. Meski kutahu, kejahatan terbesar ketika memisahkan seorang anak dari Ibunya. Ia mengabariku,

                  “Baik-baik dan selalu berbahagia ya nak..”

            Aku sudah menutup hariku dengan suaranya yang merdu, biji matanya terlalu banyak mengandung cerita. Risaunya yang tak pernah berganti akan risauku.  Siapa yang menjaganya saat terluka, siapa yang memijat tengkuknya saat vertigo menyerang? Tak siapa..

            Idul Fitri, ibuku kembali terbunuh, kali ini lebih mengenaskan dari sebelumnya. Ia terbunuh dalam kesendiriannya, waktu yang pongah, manusia yang sombong telah membunuhnya, mengubur kasihnya hingga ia kerontang tanpa pinta dan harap.


Gambar dari sini

            Dan… Aku, hanya menatapnya dari jauh dalam diamku, dalam tanpa bantahku.


Jakarta, hari kedua Idul Fitri 2016
Aida, M. A

           


            

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GA-KETIKA CINTA HARUS PERGI

Ketika Cinta Harus Pergi, Aida,MA dan Elita Duatnofa              Selamat datang kembali di Give Away buku saya, kali ini KETIKA CINTA HARUS PERGI akan sampai ke tangan sahabat-sahabat semua dan insya Allah siap untuk menginspirasi pembacanya.             KETIKA CINTA HARUS PERGI ini merupakan buku nonfiksi motivasi islami yang saya tulis bersama sahabat saya Elita Duatnofa, buku ini juga sudah cetak ulang kedua setelah dua bulan terbit. Sesuai dengan genre bukunya yaitu motivasi, maka give away kali ini mengajak sahabat semua mengeluarkan semua jurus dengan tema tulisan MERHARGAI DIRI SENDIRI .             Biar adil saya akan membagi TIGA buah buku KETIKA CINTA HARUS PERGI untuk tiga pemenang dengan 3 akun lini massa yang berbeda . 1.      Twitter , sahabat yang menggunakan twitter, silahkan follow akun twitter saya @aida_aie dan @elexmedia, lalu membuat tweet minimal lima kali dengan hastag #HargaiDiri, GA #KCHP . Jangan lupa mention saya @aida_aie da

Give away Buku #YaAllahBeriAkuKekuatan

Bismilllahirrahmanirrahim… Setelah dengan pede selangit mengirim postingan di wall FB saya mengenai polling Give Away buku   Ya Allah Beri Aku Kekuatan. Akhirnya saya memutuskan untuk bagi-bagi hadiah untuk pemenang Give Away kali ini. Yukk intip hadiahnya dulu   biar nulisnya tambah semangat (hehehe..) a.   Untuk Tiga pemenang utama akan mendapat masing-masing 1 paket buku saya #YaAllahBeriAkuKekuatan, #BerbagiHati dan #Kereta Terakhir. Tiga buku di sini, selain Novel Looking for Mr.Kim :D b.     Untuk Dua orang pemenang favorit, akan mendapatkan    secara GRATIS hadiah pulsa masing-masing @25 ribu rupiah. Menarikkk? Ya dong…Okee... Sekarang saya mengajak teman-teman kembali ke aturan mainnya. Berhubung banyak request yang minta bikin tema yang engga susah-susah, akhirnya saya memilih tema ini “Wanita dan Ujian ”. Tema ini masih berkaitan dengan buku motivasi Islami Ya Allah Beri Aku Kekuatan, yang sebagian besar kisahnya

GA-AIDA.MA

Saya sengaja tidak memberi judul give away kali ini. Ini hanya sedikit berhubungan dengan sebuah pencapaian ketika umur saya sudah melewati angka 30 tahun.             Mungkin setiap kali ulang tahun, kita terbiasa membuat sebuah keinginan, mungkin juga agak mirip dengan membuat sebuah resolusi di awal tahun. Ada yang memang tercapai sesuai target ada juga tanpa hasil sama sekali.             Saya sendiri bukan orang yang penuh perencanaan, tapi beberapa hasil dan pencapaian yang saya dapat hari ini karena berkah Allah dan usaha yakin serta doa yang terpanjatkan. Apa pencapaian saya sampai dengan saat ini bisa baca di sini.             Nah, give away kali ini hanya ingin berbagi pengalaman dengan sahabat semuanya. Pilihannya menjadi dua versi. 1.     Bagi yang sudah berusia 30 tahun, yuk bagi pencapaian yang sudah kamu dapatkan ketika umurmu sudah 30 tahun. 2.     Bagi yang belum berumur 30 tahun, sharing juga apa-apa saja yang ingin kamu capai sebelum u