Langsung ke konten utama

Bersyukur atau Ngedumel?

foto dari sini



Berbagi kisah bahagia memang dianjurkan dalam ajaran Islam, lebih sebagai bentuk mensyukuri dari apa yang diperoleh. Namun, tidak banyak orang yang akan berbagi kisah kegagalannya (berbagi tidak sama dengan konotasi mengeluh), masa-masa kejatuhan yang sebenarnya jika ditelaah dari sisi manapun akan membawa kita pada titik lebih bersyukur, lebih mendalami makna hidup, lebih ingin belajar lagi.

Mungkin, karena kegagalan seringkali dianggap hal yang memalukan, dan kecendrungan otak manusia ingin selalu menjadi lebih dan lebih dari yang lainnya, sehingga isu kegagalan seseorang seringkali menjadi isu yang hangat untuk dikipas-kipaskan, itu terbukti pada siaran Infotaiment.

Suatu hari anak-anak, orang dewasa akan stress ketika menjelang ujian, entah ujian nasional, ujian skripsi dan lain-lain. Kenapa? Menurut saya bukan karena takut gagal, optimis itu WAJIB. Tapi, lebih karena kita tidak melakukan persiapan jika mengalami kegagalan, bagaimana jika tidak sesuai harapan? Apa yang harus dilakukan? Alhasil, kita akan cenderung stress berkali lipat ketika tidak siap dengan kondisi yang berbeda.

Seperti saya hari ini, dapat surat cinta dari Short Therm Australia Awards prihal Course for Leaders, Entrepreneurs, and Innovators for Technology in Australia. Ini keinginan saya belajar lagi dengan non budget, perkara masih gamang mengurusi dua usaha.

Akan ada dua hal yang terjadi ketika gagal. Pertama, sedikit kecewa, namun memasang tekad dan usaha untuk kalimat, “masih ada kesempatan” meski dianggap kalimat lebih tepatnya “Menghibur diri” namun kenyataannya Allah  menyukai manusia yang bersemangat. Kondisi ini jauh lebih baik, dibanding sudah gagal, lalu menggerutu, dan menuding pihak lain, kondisi menyedihkan tanpa mendapat catatan amalan.


Pilih yang mana? (heheheh)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GA-KETIKA CINTA HARUS PERGI

Ketika Cinta Harus Pergi, Aida,MA dan Elita Duatnofa              Selamat datang kembali di Give Away buku saya, kali ini KETIKA CINTA HARUS PERGI akan sampai ke tangan sahabat-sahabat semua dan insya Allah siap untuk menginspirasi pembacanya.             KETIKA CINTA HARUS PERGI ini merupakan buku nonfiksi motivasi islami yang saya tulis bersama sahabat saya Elita Duatnofa, buku ini juga sudah cetak ulang kedua setelah dua bulan terbit. Sesuai dengan genre bukunya yaitu motivasi, maka give away kali ini mengajak sahabat semua mengeluarkan semua jurus dengan tema tulisan MERHARGAI DIRI SENDIRI .             Biar adil saya akan membagi TIGA buah buku KETIKA CINTA HARUS PERGI untuk tiga pemenang dengan 3 akun lini massa yang berbeda . 1.      Twitter , sahabat yang menggunakan twitter, silahkan follow akun twitter saya @aida_aie dan @elexmedia, lalu membuat tweet minimal lima kali dengan hastag #HargaiDiri, GA #KCHP . Jangan lupa mention saya @aida_aie da

Give away Buku #YaAllahBeriAkuKekuatan

Bismilllahirrahmanirrahim… Setelah dengan pede selangit mengirim postingan di wall FB saya mengenai polling Give Away buku   Ya Allah Beri Aku Kekuatan. Akhirnya saya memutuskan untuk bagi-bagi hadiah untuk pemenang Give Away kali ini. Yukk intip hadiahnya dulu   biar nulisnya tambah semangat (hehehe..) a.   Untuk Tiga pemenang utama akan mendapat masing-masing 1 paket buku saya #YaAllahBeriAkuKekuatan, #BerbagiHati dan #Kereta Terakhir. Tiga buku di sini, selain Novel Looking for Mr.Kim :D b.     Untuk Dua orang pemenang favorit, akan mendapatkan    secara GRATIS hadiah pulsa masing-masing @25 ribu rupiah. Menarikkk? Ya dong…Okee... Sekarang saya mengajak teman-teman kembali ke aturan mainnya. Berhubung banyak request yang minta bikin tema yang engga susah-susah, akhirnya saya memilih tema ini “Wanita dan Ujian ”. Tema ini masih berkaitan dengan buku motivasi Islami Ya Allah Beri Aku Kekuatan, yang sebagian besar kisahnya

GA-AIDA.MA

Saya sengaja tidak memberi judul give away kali ini. Ini hanya sedikit berhubungan dengan sebuah pencapaian ketika umur saya sudah melewati angka 30 tahun.             Mungkin setiap kali ulang tahun, kita terbiasa membuat sebuah keinginan, mungkin juga agak mirip dengan membuat sebuah resolusi di awal tahun. Ada yang memang tercapai sesuai target ada juga tanpa hasil sama sekali.             Saya sendiri bukan orang yang penuh perencanaan, tapi beberapa hasil dan pencapaian yang saya dapat hari ini karena berkah Allah dan usaha yakin serta doa yang terpanjatkan. Apa pencapaian saya sampai dengan saat ini bisa baca di sini.             Nah, give away kali ini hanya ingin berbagi pengalaman dengan sahabat semuanya. Pilihannya menjadi dua versi. 1.     Bagi yang sudah berusia 30 tahun, yuk bagi pencapaian yang sudah kamu dapatkan ketika umurmu sudah 30 tahun. 2.     Bagi yang belum berumur 30 tahun, sharing juga apa-apa saja yang ingin kamu capai sebelum u