Kamis, 07 Desember 2017

4 Pesona Tempat Wisata Pantai Pok Tunggal di Yogyakarta

(foto: jogjakini.wordpress.com)


Hampir dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir, berbagai macam tempat wisata di Yogyakarta kian bertambah banyak, sehingga menambah pilihan destinasi wisata selanjutnya di Yogjakarta.


(foto. jogjakini.wordpress.com)
Salah satunya adalah kehadiran pantai-pantai baru di daerah Selatan Yogyakarta tepatnya di daerah Gunung Kidul. Dari sekian banyak pantai-pantai di daerah Gunung Kidul, kira-kira mana yang layak untuk dikunjungi?

Pilihan pertama bisa kita lakukan dengan menyakisikan keindahan Pantai Pok Tunggal. Pantai Pok Tunggal sebenarnya baru dijadikan sebagai tempat wisata pada tahun 2012 yang lalu. Namun, pesonanya yang begitu cantik membuat pantai ini menjadi salah satu tujuan wisata yang selalu dicari wisatawan saat berkunjung ke Yogyakarta.

Untuk menikmati keindahannya tidaklah mudah. Setiap pengunjung yang akan datang ke Pantai Pok Tunggal harus melewati jalan berbatu yang cukup sulit dikendarai oleh mobil dan motor biasa. Jalur yang dilewati melalui sebuah perkampungan hingga mencapai tempat ini. Namun, setelah berada di pantai Pok Tunggal, perjuanganmu akan terbayarkan. Kamu akan merasakan suasana yang menyatu dengan alam.


Lalu, apa saja pesona yang membuat banyak orang  datang berbondong-bondong menuju tempat wisata di Yogyakarta yang satu ini?

1. Unik karena terdapat Pohon Duras
Salah satu pesona dari pantai ini adalah hadirnya sebuah pohon yang hanya tumbuh satu saja di sekitar pantai. Pohon yang bernama Duras ini dikenal sangat sakral bagi warga sekitar.
Karena hanya menjadi satu-satunya pohon yang tumbuh di sekitar pantai, maka warga sekitar pun menamakan Pok Tunggal pada pantai ini.
Selain itu, buat kamu yang akan datang ke pantai ini wajib untuk kebersihan dan tidak boleh merusak satu-satunya pohon Duras yang ada di pantai ini.

foto: jogjalook.blogspot.co.id



2. Barisan tebing cantik
Pesona berikutnya dari tempat wisata di Yogyakarta ini adalah barisan tebing cantik yang berada di sekitar pantai. Tebing-tebing ini berfungsi untuk melindungi pantai dari kerusakan-kerusakan yang kerap terjadi dari tangan-tangan manusia.
Tebing-tebing pantai ini sendiri memiliki tinggi kurang lebih 50 meter ini nantinya direncanakan sebagai salah satu wahana olahraga panjat tebing.


(foto: lookjogja.blogspot.co.id)


Selain itu, di sekitar tebing pantai Pok Tunggal terdapat juga hewan-hewan primata liar seperti monyet. Jika beruntung, pada waktu-waktu tertentu monyet ini akan muncul dan bergerombol melihat wisatawan yang datang dari kejauhan.

3. Nge-camp di pinggir pantai
Berikutnya, pesona yang ditawarkan oleh Pantai Pok Tunggal adalah bisa menginap di pinggir pantai.
Kamu bisa membawa sendiri perlengkapan camping. Namun, buat kamu yang tidak ingin repot, tinggal menyewa berbagai macam perlengkapan seperti tenda, kepada pihak pengelola pantai Pok Tunggal. Setelah menginap, kamu bisa melihat sendiri nanti sunrise  kece dari sebelah timur pantai.


(foto: boeztanoel21.blogspot.co.id )

4. Menanti sunset
Terakhir, pesona yang ditawarkan oleh tempat wisata di Yogyakarta yang satu ini tentu saja adalah kehadiran matahari terbenam atau sunset.
kamu bisa melihat matahari terbenam dibalik tebing-tebing bagian barat sambil bersantai, bercengkrama atau membakar api ungun untuk menghangatkan badan menjelang malam tiba.



(foto: lookjogja.blogspot.co.id)

Pesona ini masih ditambah dengan hempasan ombak yang sayup-sayup serta semburan semilir angin yang membuat suasana Pantai Pok Tunggal akan selalu meninggalkan kenangan-kenangan manis selama berlibur di Yogyakarta.

Untuk mendukung tempat ini sebagai salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi di Yogyakarta, pihak pengelola sudah menyediakan beberapa fasilitas umum seperti toilet, lahan untuk parkir kendaraan, warung makan hingga payung yang dapat digunakan oleh pengunjung yang datang.


Selasa, 05 Desember 2017

JAUHI VIRUSNYA, BUKAN ORANGNYA

Dek Ezi, anak asuh di yayasan VSE




Kita tentu enggak bisa memilih ya terlahir dari keluarga yang mana. Dari ibu yang hebatkah atau ibu yang tukang bohong. Dari ayah yang seorang pahlawan kah atau dari ayah yang Bandar narkoba.

Begitu juga anak-anak yang terlahir dari keluarga (ayah dan ibu) yang mengidap virus HIV AIDS, mereka tidak bisa memilih terlahir dari ibu yang tidak tertularkah atau Ayah yang bersih dari virus yang mematikan itu.


Dan kita yang berada di luar dari kehidupan anak-anak, bayi-bayi yang tanpa dosa ini, tak perlu mendiskriminasikan mereka, menjauhi mereka. Bukan mereka yang tanpa dosa yang perlu kita jauhi, tapi virusnya lah yang perlu dijauhi. Karena HIV tidak akan tertular hanya dari sentuhan kulit, air minum air liur bahkan berpelukan. Namun HIV sangat dapat tertular dari cairan darah langsung, cairan kelamin termasuk menstruasi dan ASI.