Langsung ke konten utama

David dan Joyce Gordon



Bersama Inspiration Couple, David and Joyce Gordon





Ada banyak tipe pasangan suami istri di dunia ini, role modelnya pun rupa-rupa. Namun suami istri yang bekerjasama dalam kerja amal dan kebaikan, suami istri yang mendedikasikan dirinya untuk mengedukasi bangsa (ummat) bisa dihitung dengan jari, sisanya mungkin lebih banyak belum selesai dengan diri mereka sendiri.

David Gordon dan Joyce Djaelani Gordon, sepasang suami istri yang lebih dari 20tahun mendedikasikan dirinya untuk mengedukasi keluarga, konselor sebaya dan para pecandu, agar generasi Indonesia tak bersegera punah. David pakar Adiksi dan Joyce pakar HIV/AIDS.

David sendiri berkewarganeraan Amerika lebih memilih menetap di Indonesia daripada kembali ke negaranya, alasannya terdengar simple, tapi sungguh mulia “Indonesia lebih butuh saya, di Amerika sudah banyak Lembaga-lembaga yang akan membantu pembentukan karakter dan pemulihan para pecandu”

David dan Joyce bukan pasangan biasa, mereka terkenal dengan program pendampingannya untuk para pecandu dan HIV AIDS di tingkat UNICEF PBB. David sendiri menjadi pendamping LAPAS-LAPAS di Amerika dan Joyce, salah satu dari 10 Aktivitis terdepan menangani HIV AIDS sejak tahun 80-an.

Dan sekarang, mereka berdua adalah guru saya, guru kehidupan selanjutnya. Karena urusan berbagi, peduli harus dari hati, bukan menunggu mapan, bukan menunggu layak dan bukan menunggu mampu. Karena jika semua serba menunggu sempurna, benarlah kita tak akan pernah selesai dengan diri sendiri.

Lalu, seperti apakah kita dengan pasangan kita?
Apa harus menunggu sudah keliling dunia kemana-mana baru ingin berbagi?
Atau hanya fokus pada anak sendiri, tanpa melihat kiri dan kanan? sementara tumbuh kembang anak bukan hanya di rumah, tapi bagaimana lingkungan dan pergaulan memberi pengaruh positif atau sebaliknya.

Bercermin yuk, saatnya melihat diri kita dan pasangan kita.
seperti pasangan apakah kita ini?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GA-KETIKA CINTA HARUS PERGI

Ketika Cinta Harus Pergi, Aida,MA dan Elita Duatnofa              Selamat datang kembali di Give Away buku saya, kali ini KETIKA CINTA HARUS PERGI akan sampai ke tangan sahabat-sahabat semua dan insya Allah siap untuk menginspirasi pembacanya.             KETIKA CINTA HARUS PERGI ini merupakan buku nonfiksi motivasi islami yang saya tulis bersama sahabat saya Elita Duatnofa, buku ini juga sudah cetak ulang kedua setelah dua bulan terbit. Sesuai dengan genre bukunya yaitu motivasi, maka give away kali ini mengajak sahabat semua mengeluarkan semua jurus dengan tema tulisan MERHARGAI DIRI SENDIRI .             Biar adil saya akan membagi TIGA buah buku KETIKA CINTA HARUS PERGI untuk tiga pemenang dengan 3 akun lini massa yang berbeda . 1.      Twitter , sahabat yang menggunakan twitter, silahkan follow akun twitter saya @aida_aie dan @elexmedia, lalu membuat tweet minimal lima kali dengan hastag #HargaiDiri, GA #KCHP . Jangan lupa mention saya @aida_aie da

Give away Buku #YaAllahBeriAkuKekuatan

Bismilllahirrahmanirrahim… Setelah dengan pede selangit mengirim postingan di wall FB saya mengenai polling Give Away buku   Ya Allah Beri Aku Kekuatan. Akhirnya saya memutuskan untuk bagi-bagi hadiah untuk pemenang Give Away kali ini. Yukk intip hadiahnya dulu   biar nulisnya tambah semangat (hehehe..) a.   Untuk Tiga pemenang utama akan mendapat masing-masing 1 paket buku saya #YaAllahBeriAkuKekuatan, #BerbagiHati dan #Kereta Terakhir. Tiga buku di sini, selain Novel Looking for Mr.Kim :D b.     Untuk Dua orang pemenang favorit, akan mendapatkan    secara GRATIS hadiah pulsa masing-masing @25 ribu rupiah. Menarikkk? Ya dong…Okee... Sekarang saya mengajak teman-teman kembali ke aturan mainnya. Berhubung banyak request yang minta bikin tema yang engga susah-susah, akhirnya saya memilih tema ini “Wanita dan Ujian ”. Tema ini masih berkaitan dengan buku motivasi Islami Ya Allah Beri Aku Kekuatan, yang sebagian besar kisahnya

GA-AIDA.MA

Saya sengaja tidak memberi judul give away kali ini. Ini hanya sedikit berhubungan dengan sebuah pencapaian ketika umur saya sudah melewati angka 30 tahun.             Mungkin setiap kali ulang tahun, kita terbiasa membuat sebuah keinginan, mungkin juga agak mirip dengan membuat sebuah resolusi di awal tahun. Ada yang memang tercapai sesuai target ada juga tanpa hasil sama sekali.             Saya sendiri bukan orang yang penuh perencanaan, tapi beberapa hasil dan pencapaian yang saya dapat hari ini karena berkah Allah dan usaha yakin serta doa yang terpanjatkan. Apa pencapaian saya sampai dengan saat ini bisa baca di sini.             Nah, give away kali ini hanya ingin berbagi pengalaman dengan sahabat semuanya. Pilihannya menjadi dua versi. 1.     Bagi yang sudah berusia 30 tahun, yuk bagi pencapaian yang sudah kamu dapatkan ketika umurmu sudah 30 tahun. 2.     Bagi yang belum berumur 30 tahun, sharing juga apa-apa saja yang ingin kamu capai sebelum u